Your Ad Here

Selasa, 30 Desember 2008

Illustrasi sederhana mengenai kebangkrutan

Suatu ketika ada suatu negara kepulauan kecil. Bagian daratan dari negara ini adalah pulau kecil itu sendiri. Total jumlah uang yang beredar adalah 2 dollar, karena hanya ada 2 koin yang masing-masing bernilai 1 dollar yang beredar.

1. Ada 3 warganegara yang tinggal di negara itu. A memiliki sebidang tanah. B dan C masing-masing memiliki 1 dollar.

2. B memutuskan untuk membeli tanah dari A seharga 1 dollar. Sekarang, A dan C masing-masing memiliki 1 dollar, sedangkan B memiliki sebidang tanah senilai 1 dollar.
* Net asset dari negara itu sekarang menjadi = 3 dollar

3. Kemudian C berpikir karena hanya ada 1 bidang tanah di negara itu, dan tanah adalah asset yang tidak dapat diproduksi maka harganya pastilah akan naik. Maka C meminjam 1 dollar dari A dan bersama dengan 1 dollar yang dimiliki, dia membeli tanah dari B dengan harga 2 dollar.
* A meminjamkan 1 dollar ke C, maka net asset A adalah 1 dollar
* B menjual tanahnya dan mendapat 2 dollar, maka net asset B adalah 2 dollar
* C memiliki sebidang tanah dengan harga 2 dollar tetapi karena ia meminjam 1 dollar dari A, maka net asset C adalah 1 dollar
* Sehingga, Net asset dari negara itu sekarang menjadi = 4 dollar

4. A melihat bahwa tanah yang dulu dimiliki sekarang harganya melambung tinggi. Dia menyesal telah menjual tanah itu. Untungnya, ia mempunyai 1 dollar yang dipinjamkan ke C. Dia kemudian meminjam 2 dollar dari B dan membeli tanah dari C dengan harga 3 dollar. Pembayarannya dengan menggunakan 2 dollar tunai (yang dia pinjam dari B) dan menghapus hutang C sebesar 1 dollar.
*Hasilnya, A mempunyai sebidang tanah yang berharga 3 dollar. Tetapi karena ia meminjam 2 dollar dari B, maka Net assetnya adalah 1 dollar.
* B meminjamkan 2 dollar ke A. Maka net asset B adalah 2 dollar.
* C sekarang memiliki 2 dollar. Maka net asset C adalah 2 dollar.
* Total net asset dari negara itu adalah 5 dollar. A bubble is building up.

5. B melihat harga tanah terus naik. Dia juga ingin memilliki tanah. Kemudian dia membeli tanah dari A seharga 4 dollar. Pembayarannya dengan berhutang 2 dollar ke C, dan menghapus hutang A sebesar 2 dollar.
* Hasilnya, A tidak berhutang lagi dan dia memiliki net asset 2 dollar.
* B memiliki sebidang tanah yang berharga 4 dollar, tetapi karena ia berhutang 2 dollar ke C, maka net assetnya adalah 2 dollar
* C meminjamkan 2 dollar ke B, maka net assetnya adalah juga 2 dollar.
* Total net asset dari negara itu menjadi 6 dollar; meskipun negara itu hanya memiliki sebidang tanah dan uang yang beredar hanya 2 dollar

6. Semua orang sekarang mempunyai net asset 2 dollar, mereka bahagia
dan makmur.

7. Suatu hari angin jahat berhembus, dan pikiran buruk menghingapi si C. "Apa jadinya jika harga tanah tidak naik lagi, bagaimana si B akan membayar hutangnya. Hanya ada 2 dollar yang beredar, dan saya pikir tanah yang dimiliki si B hanya bernilai paling tinggi cuma 1 dollar dan tidak lebih."

8. A juga berpikir yang sama

9. Tidak ada lagi yang mau membeli tanah.

* Maka pada akhirnya, A memiliki 2 dollar, net assetnya adalah 2 dollar
* B berhutang 2 dollar ke C dan memiliki tanah, yang tadinya dia pikir bernilai 4 dollar sekarang hanya berharga 1 dollar. Jadi net assetnya -1 dollar
* C yang meminjamkan 2 dollar ke B, tetapi B tidak dapat membayar hutangnya. Meskipun net assetnya masih 2 dollar tapi jantungnya berdebar-debar.
* Net asset dari negara itu menjadi 3 dollar.

10. Lalu pertanyaannya, siapa yang telah mencuri 3 dollar dari negara itu? Tentu saja, sebelum bubble itu pecah, B berpikir dia memiliki tanah seharga 4 dollar. Padahal, sebelumnya, net asset di atas kertas dari negara itu adalah 6 dollar.

11. B tidak memiliki pilihan kecuali menyatakan bangkrut. C menghapuskan hutang B sebesar 2 dollar, sebagai gantinya dia mengambil tanah B yang hanya bernilai 1 dollar.
* A memiliki 2 dollar, net assetnya 2 dollar
* B manjadi bangkrut, net assetnya menjadi 0 (Dia kehilangan segalanya)
* C tidak memiliki pilihan kecuali memiliki sebidang tanah dengan harga hanya 1 dollar.
* Total net asset dari negara itu menjadi 3 dollar

Berdasarkan ilustrasi di atas, kita melihat adanya distribusi kekayaan. A adalah pemenang, B adalah pecundang dan C cukup beruntung karena tidak mengalami kerugian.

Beberapa point yang bisa dicatat:
1. Ketika bubble membesar, hutang di sebuah negara juga membesar.
2. Cerita diatas adalah mengenai sistem yang tertutup dimana tidak ada negara lain yang terlibat, sehingga tidak ada hutang dari dan ke negara lain.
Nilai suatu asset hanya dapat dihitung dengan menggunakan mata uang negara tersebut. Sehingga tidak ada net loss.
3. Sistem over-damped mengasumsikan ketika bubble burst terjadi, harga dari tanah tidak akan lebih kecil dari 1 dollar.
4. Ketika bubble burst terjadi, orang yang memegang cash adalah pemenang. Orang yang memiliki tanah atau memberi pinjaman kepada yang lain adalah pecundang. Asset dapat menyusut atau dalam keadaan yang terburuk akan mengakibatkan kebangkrutan.
5. Jika ada penduduk baru - D, yang memiliki sebidang tanah tapi menolak untuk mengambil bagian dari jual-beli, dia tidak akan menang atau kalah. Tetapi dia kan melihat nilai tanahnya akan turun dan naik seperti yoyo.
6. Ketika bubble dalam proses berkembang, setiap orang bisa mendapat keuntungan.
7. Jika anda pintar dan tahu bahwa anda berada dalam keadaan bubble yang berkembang, maka ada baiknya anda meminjam uang (seperti yang dilakukan oleh si A) dan mengambil bagian dari permainan jual-beli. Tetapi anda harus tahu kapan anda harus merubah semuanya menjadi cash.
8. Selain tanah, contoh diatas juga dapat diterapkan terhadap stock.
9. Nilai tanah atau stock yang sebenarnya sangat tergantung
kepada psikologi atau spekulasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar