suatu hari mbah panul dirawat dirumah sakit karena stroke, beberapa keluarga menungguinya, beberapa orang menangis karena mbah panul sedang sekarat, sejenak kemudian datang mbah nanang, kakak mbah panul sekaligus orang yg disegani di keluarga tersebut, karena merasa kakak sudah dekat dengan ajalnya, dia memberi kakaknya secarik kertas agar kakaknya menulis wasiat, sesudah kemudian mbah panul memberi kertasnya pada mbah nanang, lalu kertas itu langsung dimasukkan ke kantong mbah nanang, 'masa wasiat dibacakan saat org sedang sekarat ', pikir mbah nanang, kemudian mbah panul kejang2 dan sesak napas, kemudian akhirnya dia meninggal dunia, semua orang di ruangan tersebut berduka, kemudian mbah nanang berkata, 'kita doakan semoga dia diterima di sisi-Nya, sekarang marilah kita membacakan wasiatnya'.
kemudian dia membuka surat tersebut dan membacanya dengan suara bergetar, 'mas nanang, kakimu geser sedikit dong, selang infus aku keinjek kaki kamu'
Selasa, 20 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar